Tanah Datar,Sumbardetik.com – Pemuka adat,masyarakat dan pemuda pemudi Nagari Pariangan mengadakan  Penyambutan perantau nagari pariangan dalam acara pulang basamo, yg turut dihadiri Bupati,dan juga sekda tanah datar bapak hardiman, kapolsek pariangan ,anggota Dprd, camat pariangan dan jajaran pemerintahan setempat.Selasa (12/06).

acara diawali dengan penjemputan perantau ke singkarak serta arak arakan  menuju nagari pariangan, ini tak luput dari perhatian polsek pariangan untuk mengawal dan mengamankan alek anak nagari pariangan ini yg di adakan dalam 1 kali 3 tahun.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, di kecamatan pariangan ini satu satunya untuk tahun ini hanya nagari pariangan mengadakan alek pulang basamo maka dari itu salah satu bentuk pengabdian kami kepada masyarat, di acara ini akan kami berikan pengawalan dan keamanan sampai semaksimal mungkin sampai acara selesai” Pungkas Kapolsek pariangan Iptu Desneri, SH. MH.

perantau di sambut dengan berbagai tari daerah oleh GEMPARS (Generasi Pemuda Pariangan Sakato),diantaranya tari galombang , tari pasambahan yg diiringi dengan carano,silat,randai “Sutan Mantari” serta berbagai seni budaya yang tak terlepas dari didikan guru guru sanggar silek nagari pariangan sakato dan tak tertinggal acara disempurnakan dengan  semesta tahfiz oleh anak anak tahfiz quran dari masjid tuo pariangan(masjid islah)

Dalam sambutan bupati yg diwakili sekda, bupati mengutarakan bahwa nagari pariangan ini adalah nagari asal kita masyarakat minangkabau dan sudah dinobatkan sebagai negeri terindah didunia.

” pariangan adalah nagari asal dari minang kabau,ini tercatat dalam silsilah kita masyarakat minang kabau (tambo) dan telah dinobatkan menjadi negri terindah di dunia,maka dari itu kita masyarakat harus bisa memanfaatkan momentum ini dan bisa memelihara dan metata ruang agar bisa menarik para pengunjung baik dari dalam dan luar negri”Ucap sekda tanah datar ini

Dalam sambutan dari ketua IKPS “Banyak perantau yg pulang sebanyak kurang lebih 200 orang dengan 2 bus dan diiringi dengan mobil pribadi” Urai ketua ikps.

Menurut tambo alam minangkabau,di Pariangan inilah awal mula berkembangnya masyarakat minang kabau dan  awal dari segala kesenian serta alat alat musik tradional daerah minang kabau,dikarnakan ini masyarakatnya menjadi riang gembira maka di berikan nama oleh Datuak Maharajo Dirajo daerah ini menjadi “PARIANGAN”.(Arif)


Sumber: sumbardetik.com


DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.