Mukhlis meninjau peternakan hewan. Foto/Phaik
Pariaman ----- Walikota Pariaman Mukhlis Rahman tinjau fasilitas dan sarana pertanian termasuk fasilitas kesehatan hewan ternak yang dikelola oleh kelompok tani yang tersebar di Kota Pariaman, Kamis (7/6).

Di antara daerah yang dikunjungi meliputi embung di Desa Sungai Rambai, petani melon dan solar cell di Desa Pauh Timur, meninjau sapi bantuan dan toko tani di Desa Cimparuah, lumbung pangan di Desa Batang Tajongkek. Kemudian Solar cell di Desa Padang Cakur dan monitoring LKMA di Desa Marabau.

Mukhlis menyebut walau Pariaman mempunyai lahan yang sedikit, tetapi berupaya memaksimalkan hasil pertanian.

"Hal ini telah dibuktikan dengan menjadi salah satu daerah penyangga padi Sumatera Barat," kata dia.

Untuk menciptakan kemandirian pangan yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian RI, kata dia, pihaknya bertekad mewujudkan swasembada pangan di sektor pertanian dan peternakan di mana Pariaman telah melebihi target provinsi dari segi hasil panen beras.

Pada 2014 lalu, beber dia, hasil padi petani Pariaman sebanyak 32.093 ton, dan pada 2018 telah mencapai 41.834 ton. Hal tersebut mengalami kenaikan 23,28 %, dengan penambahan 9.741 ton.

Selain di bidang pangan, lanjut dia, UPT Puskeswan juga telah meraih prestasi sampai tingkat nasional. Hal ini dibuktikan dengan diterimanya ISO 9001-2015 oleh Dinas Pertanian Kota Pariaman dari Dirkeswan Kementerian Pertanian RI.

"Paramedis Puskesmas dan Inseminasi Buatan Syaiful Ahmad, menjuarai lomba paramedis puskeswan tingkat nasional," nyatanya.

Ia berharap, kedepan, Pariaman terus berupaya mempertahankan swasembada pangan dan menjadi sentral pengembangan bibit padi selain pengembangan hasil peternakan yang ada. (Tim)

Sumber: Pariamantoday.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.