Lubuk Selasih, Editor- Operasi Patuh  yang dilaksanakan Polres Solok Arosuka berakhir. Penindakan dalam operasi yang dilaksanakan Polres Solok selama 14 hari tersebut lampaui target dibandingkan dengan target yang dibebankan Dir Lantas,yang hanya 462 surat tilang.

Kapolres Solok Arosuka AKBP Ferry Irawan,S.I.K melalui Kasat Lantas IPTU Bayful Yendri,SH kepada editor Rabu (9/5) mengatakan, sasaran operasi patuh tersebut mengacu pada tujuh sasaran utama sesuai dengan standart atau atensi WHO. Diantaranya pengemudi yang menggunakan handphone, pengemudi melawan arus, pengemudi sepeda motor berboncengan lebih dari satu, pengemudi di bawah umur, pengemudi dan penumpang sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI, pengemudi kendaraan bermotor menggunakan narkoba atau mabuk, serta pengemudi yang berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan.

Lebih lanjut dikatakan Bayful, berbagai upaya dilakukan dalam operasi patuh kali ini, yang tujuan hakikinya demi meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib dalam berlalu lintas, guna menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas.

Upaya yang dilakukan diantaranya upaya prevmtif, meliputi peningkatan sosialisasi melalui media massa, spanduk ataupun baliho. Selain itu, sosialisasi juga dilakukan secara langsung melalui bimbingan dan penyuluhan ke sekolah – sekolah dan tempat umum lainnya serta melalui leaflet.

Untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat pengguna lalu lintas serta meminilalisi pelanggaran dan Laka Lantas, Sat Lantas Polres Solok Arosuka juga melakukan upaya preventif, yaitu dengan melakukan pengaturan, penjagaan, pengawalan serta patroli lalu lintas di jalan-jalan yang ada di wilayah hukum Polres Solok Arosuka, terutama di lokasi lokasi yang padat lalu lintas serta rawan Laka Lantas.

“Selama 14 hari pelaksanaan operasi patuh kali ini Sat Lantas Polres Solok Arosuka telah melayangkan setidaknya 786 berkas tilang kepada pengendara yang tidak taat aturan.”ucap Bayful
Menurut Bayful,Tilang sesuai prioritas ditarget 70 persen dari total tilang seluruhnya, sementara pencapaiannya 96,8 persen atau sebanyak 761 tilang dan 786 berkas merupakan tilang yang sesuai prioritas utama itu. Sementara 25 berkas tilang  atau 3,2 persen lagi merupakan tilang dengan alasan lainnya, seperti kelengkapan surat – surat kendaraan, SIM dan lainnya.

“Adapun barang bukti yang diamankan antara lini, SIM sebanyak 354 buah, STNK 407 buah, serta kendaraan bermotor sebanyak 25 unit. ditambahkan bayful, jenis pelanggaran tertinggi ditemui adalah terkait tidak menggunakan helm. selama penyelenggaraan operasi ini, peristiwa kecelakaan lalu lintas terjadi sebanyak 3 kejadian, dengan korban luka ringan 3 orang, dan kerugian materi 1 juta tiga ratus ribu rupiah,” sambung Bayful** Roni Akhyar

 

WhatsAppFacebookTwitterYahoo MailLineGoogle GmailEmailYahoo BookmarksShare


Sumber: portalberitaeditor.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.