Bupati Ali Mukhni beserta istri Rena Sovia foto bersama Arif/ Foto Idham Fadhli
Jakarta ----- Peringkat ketiga Liga Dangdut (LIDA) Indonesia Arif Firman mengimbau agar seluruh pendukung dan masyarakat Sumatera Barat tidak berkecil hati atas tersingkirnya ia di malam Top Tiga Result LIDA yang diselenggarakan di Studio 5 Indosiar di Jalan Daan Mogot, Grogol, Jakarta Barat, Jumat malam (10/5).
Wagub Sumbar Nasrul Abit foto bersama Arif usai acara. Foto/Idham Fadhli


Ia mengatakan apa yang telah ia raih saat ini sejak audisi, merupakan anugerah terbesar dalam hidupnya. Meski tersingkir di tiga besar, Putra Batang Anai Padangpariaman itu akan terus berkarya dan membawa harum nama Sumatera Barat di kancah musik dan seni lainnya tingkat nasional.

Bundo Elly Kasim foto bersama Arif usai acara. Foto/Idham Fadhli


Arif tersingkir setelah enam dewan juri---Nazar, Dewi Persik, Kak Roslina, Inul Daratista, Zaskia Gotik---melakukan voting. Meski Arif tertinggi kedua pada poling SMS di bawah Selfi dari Sulawesi Selatan, dewan juri lebih memilih Rara dari Sumatera Selatan yang dukungan SMS nya berada di posisi ketiga sebagai peringkat dua besar.

Suasana malam Top Tiga Result di Studio 5 Indosiar. Foto/OLP


Salah satu dewan juri Soimah Pancawati mengatakan bahwa Arif adalah juara karena sudah masuk tiga besar. Baginya, dengan masuknya peserta ke babak tiga besar sudah suatu pembuktian kualitas seninya.

Ia berkata bahwa kualitas Arif sudah tidak diragukan lagi. Namun karena acara tersebut merupakan kompetisi, tentu ada kalah dan menang.

"Dalam kompetisi tentu ada kalah menang. Tetapi Arif adalah tetap juara karena di top tiga result semuanya juara," ungkapnya.

Penyanyi senior sekaligus perantau Minang di Jakarta Elly Kasim mengatakan, Indosiar telah menyiapkan kontrak selama empat tahun kepada Arif yang dimulai dari bulan suci Ramadhan 2018.

Ia mengatakan dirinya tetap mensyukuri meski Arif tidak masuk ke babak dua besar. Arif yang multi talenta, kata Elly Kasim, bisa masuk ke tiga besar dengan ketatnya persaingan, merupakan prestasi yang luarbiasa. 

"Kualitas Arif luarbiasa. Ia multi talenta dan cerdas. Seluruh artis Minang harus mencontoh Arif. Dengan segala keterbatasan ia mampu berprestasi di tingkat nasional," ujarnya.

Perihal kontrak terhadap Arif selama bulan Ramadhan dibenarkan oleh Divisi Corporate Secretary Indosiar, Amin. Meski demikian Amin tidak menjawab saat ditanyakan jenis acara yang akan diisi oleh Arif beserta nilai kontraknya.

Bukti bahwa Arif telah dikontrak oleh pihaknya, tutur Amin, Arif tidak diizinkan pulang ke Sumatera Barat kecuali pada tanggal 15 Mei 2018 itu pun untuk konser yang juga diadakan oleh Indosiar.

Namun demikian, Amin tidak menjelaskan perihal kontrak selama empat tahun yang akan diberikan ke Arif karena ia di Indosiar ada beberapa kewenangan divisi yang bukan kewenangannya.

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni terhadap Arif, tak tanggung-tanggung. Bupati dua periode itu bahkan menjanjikan akan membantu pembangunan rumah orangtua Arif.

"Karena umrah semua anggota keluarga Arif sudah ditanggung, saya akan bangunkan rumah orangtua Arif," ujar Ali Mukhni.

Ihwal kekalahan Arif, Ali Mukhni terlihat tidak bisa menutupi kekecewaannya. Ia tampak agak murung seusai acara tersebut. Saat ditemui wartawan, Ali Mukhni mengatakan Arif adalah pemenang di malam itu karena mendapat SMS tertinggi kedua.

"Namun karena keputusan mutlak ada di tangan dewan juri Arif tersingkir. Meski demikian Arif tetap dicintai masyarakat dibuktikan dengan perolehan SMS. Arif tidak lagi mili Sumatera Barat, tapi sudah menjadi aset nasioanl," katanya.

Malam penentuan dua besar LIDA Indosiar dihadiri oleh ratusan pendukung. Mereka datang secara mandiri dari daerah masing-masing. Dari Sumatera Barat terlihat hadir Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Bupati Padangpariaman Ali Mukhni beserta istri Rena Sovia, Kadis Kominfo Zahirman, puluhan mahasiswa UNP dan para perantau Minang di Jakarta. (OLP)

Sumber: Pariamantoday.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.