Tanah Datar, Editor.- Madrasah Tasanawiyah Negeri 10 Tanah Datar (MTsN 10) di verivikasi oleh Tim Adiwiyata propinsi terdiri dari tiga orang yang diketuai oleh Dasril SP dengan anggota Aulia Azhar dan Deswarman  di dampingi oleh Tim Adiwiyata Kabupaten  Efi Safitri yang juga sebagai Kabid Pengendalian Lingkungan pada Dinas LH dan PUPR TanahDatar oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar yang diwakili oleh Kasi Pemad Yusmarli, Jumat (4/5).

Adapun yang mereka  verifikasi ada tiga jenis  yaitu  dokumen, fisik, dan wawancara dengan guru serta siswa, setelah selesai verifikasi, para tim menyampaikan hasilnya di depan seluruh warga madrasah.

Ketua Tim Penilaian Dasril kepada Editor  mengatakan, ada 136 sekolah yang dinilai dan dari 136 sekolah tersebut akan  ditetapkan 75 sekolah yang lolos untuk diverifikasy oleh oleh verifikasi adiwiayata tingkat Propinsi Sumatera Barat nantinya. Kemudian akan ditetapkan 50 sekolah yang akan mendapat penghargaan sebagai sekolah adiwiyata Provinsi.

Penilaian Adiwiyata bukanlah sebuah perlombaan,akan tetapi sebuah program yang mengedepankan kepedulian anak didik  untuk  bisa menjaga kelestarian lingkungan hidup bersama warga sekolah.

Dasril juga menyatakan ,”Untuk wawancara dan dokumen pada umumnya seluruh warga madrasah sudah satu visi dan misi, namun perlu untuk penilaian selanjutnya agar  lebih ditingkatkan,” ujar  Dasril

Sementara itu, untuk verifikasi dokumen, Aulia Azhar menjelaskan pada umumnya sudah bagus. Dalam adiwiyata ini yang paling penting adalah komitmen seluruh warga sekolah untuk melaksanakannya. Komitmen tersebut ditulis dan ditandatangani seluruh warga sekolah kemudian diperbanyak dan dipajang di seluruh kelas dan gerbang utama sekolah. Hal ini bertujuan agar semua warga sadar dan peduli dengan adiwiyata ini .“Kami bertiga  di sini tim yang saling terkait dalam memberikan penilaian. Masing-masing punya kewajiban untuk menilai,” ungkap Aulia Azhar

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanah Datar  yang diwakili Kasie Penmad Yusmarli  dalam sambutannya menyatakan, sangat yakin bahwa MTsN 10 Tanah datar  bisa lolos Adiwiyata provinsi.bahkan bisa untuk Adiwiyata Nasional .“ Karena kami sudah masuk ke dalam kelas-kelas yang ada di sekolah ini  program  adiwiyata tersebut sudah terintegrasi dalam kurikulum dan pembelajarannya,” ujar Yusmarli

Yusmarli juga menambahkan “Adiwiyata ini sudah menjadi kebiasaan pada setiap warga madrasah dan warga Kementerian Agama karena perintah mengenai lingkungan ini banyak terdapat dalam Alquran. Kalau tidak bisa menjalankan adiwiyata lebih baik berhenti menjadi warga madrasah”,ungkapnya

Dalam acara Verivikasi tersebut dihadiri oleh  seluruh warga MTsN 10 Tanah Datar, baik kepala sekolah, guru, pegawai, siswa, dan petugas sekolah (kebersihan dan satpam).Mereka  mendengarkan  seluruh uraian yang disampaikan oleh tim dan juga oleh Kakemenang  dengan dengan penuh semangat dan sangat berharap bisa lolos ke tingkat nasional. “Besar harapan kami agar Tim Adiwiyata Provinsi bisa meloloskannya kami menuju Adiwiyata Nasional karena kami sudah berusaha dan bekerja semaksimal mungkin. Masing-masing kami sudah punya tugas tersendiri dalam adiwiyata ini dan sudah berusaha semampu kami. Semoga Allah mengabulkan harapan kami ini,” ungkap Kepala MTsN 10 Tanah Datar Rika Maria.

Kabid Pengendalian Lingkungan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Datar Efi Savitri  yang merupakan Wakil Ketua Tim Adiwiyata Kabupaten .Menyatakan Pada Editor Kabupaten Tanah datar untuk tahun 2018 ini  mengirimkan  2 sekolah dalam penilaian sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Sumatera Barat.yaitu MTSN 10 Tanah Datar dan SDN 03 Koto Tangah

“Selain MTsN 10 Tanah datar ini,tim penilaian sekolah adiwiyata Propinsi Sumatera Barat nantinya juga akan menilai SDN 03 Koto Tangah Tanjung Emas “ujarnya

Ditambahkan Efi savitri,Kabupaten Tanah datar hingga saat ini telah memiliki 5 sekolah yang mendapat penghargaan Adiwiayata Nasional.yang mana kilima sekolah tersebut adalah MAN 2 Lima Kaum,SMAN 2 Sungai Tarba,SMAN Pariangan,SMPN 2 Rambatan, dan SDN 24 Lima Kaum,dan kita berharap kedua sekolah yang kita usulkan tingkat provinsi ini akan lolos nantinnya di tingkat nasional dan ini akan bisa memberikan motivasi bagi sekolah-sekolah lainnya untuk menuju sekolah adiwiyata nasional dan kami tim adiwiyata kabupaten saat ini sedang merlakukan verivikasi sekolah-sekolah mulai dari tingkat SD/MI,SMP.MTS dan SMA/SMK yang telah mengajukan untuk menjadi sekolah adiwiyata kabupaten/Ungkap Efi Savitri. ** Jum

WhatsAppFacebookTwitterYahoo MailLineGoogle GmailEmailYahoo BookmarksShare


Sumber: portalberitaeditor.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.