Padang Pariaman, BANGUNPIAMAN.COM---Liga futsal KNPI Cup Padang Pariaman berlangsung dari 10-15 Mei ini. Diikuti 32 tim dari berbagai OKP, PK KNPI dan organisasi lainnya.  "Kita akan jadikan liga futsal ini sebagai agenda tahunan KNPI Padang Pariaman," kata Andre, Ketua Panitia Liga Futsal kepada wartawan.

Menurut Andre, liga futsal intinya adalah mengolahragakan generasi muda Padang Pariaman, sekaligus memerangi penyakit masyarakat yang selama ini bersarang di tubuh anak muda, seperti judi, narkoba, pergaulan bebas, dan penyakit lainnya.

"Tim yang ikut itu terbagi dalam empat grup. Minggu kemarin baru saja selesai menjaring para tim yang keluar sebagai juara grup," ulas Andre.

Dengan ini, kata dia lagi, liga dengan sistim gugur. Artinya, tim yang kalah langsung tak lagi bisa ikut main, kecuali tahun depan, pada musim liga yang sama.

Pada pertandingan yang dilaksanakan Jumat (11/5) di lapangan futsal Batang Tapakih,
pukulan telak 8-3 pada skor akhir dalam laga futsal KNPI Cup Padang Pariaman, membuat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mengakui kehebatan tim Persatuan wartawan Indonesia (PWI).

Ramli, pemain muda PWI Padang Pariaman tercatat paling banyak menggolkan bola ke gawang lawan. Bagi PWI dibawah kendali Ikhlas Bakri, kemenangan atas HMI sebuah prestasi yang amat luar biasa.

Besoknya, Sabtu (12/5) PWI berhadapan dengan PK KNPI Kecamatan V Koto Timur. Sedikit kewalahan, akhirnya skor bisa disamakan, yakni 3-3, dan berujung pada adu pinalti untuk menetukan tim yang akan melaju ke babak berikutnya.

Saling kejar-kejaran dalam adu pinalti, membuat tim PWI mengencangkan ikat pinggang, dan berakhir dengan skor 6-4, lagi-lagi kemenangan PWI.

"Sesuai semangat, para wartawan kita tidak hanya pandai dan lihai menulis berita, tetapi juga tangguh saat di lapangan," ujar Ketua PWI Padang Pariaman Ikhlas Bakri.

"Bagi PWI, momen liga futsal KNPI Cup ini adalah sebuah penghargaan, sekaligus menumbuh-kembangkan semangat silaturrahim antar pemuda yang ada di daerah ini," tamabhnya.

Ikhlas Bakri menyebutkan, tim PWI Padang Pariaman diperkuat Kepala DPPKA Kota Pariaman Yalfiandri dan Camat Pariaman Timur Hendri, yang kedua-duanya mantan Kabag Humas Setdako Pariaman.

"Pejabat Pemko ini juga sama-sama latihan setiap Rabu dan Jumat dengan PWI di lapangan TMC, Kampung Baru Pariaman," ujarnya.

Namun, pada laga memperebutkan juara grup, PWI harus mengakui keunggulan PK KNPI Kecamatan Batang Anai. Minggu (13/5), di lapangan yang sama, PWI dengan berat hati harus tersingkir dalam babak ini, dan tak lagi bisa melanjutkan.

Dalam laga sore itu, PK KNPI Batang Anai berhasil keluar sebagai juara grup setelah mengalah tim PWI 5-3.

"Kita akui, tim KNPI Batang Anai hebat, dan sempat membuat tim kita kewalahan. Apalagi, satu pemainnya ada anak Diklat Semen Padang yang sengaja turun memperkuat tim Batang Anai," sebut Ikhlas.(***/ikh)


Sumber:bangunpiaman.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.