Kabar Nagari, Padang - Tidak hanya Kadis Pariwisata Sumatera Barat yang memberikan tanggapan, terkait penutupan Rute Penerbangan Padang - Singapura tanggal 17 Mei 2018 mendatang, Ketua Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Ian Hanafiah juga angkat bicara.

Ian Hanafiah menyampaikan, rencara Air Asia melakukan penutupan penerbangan rute Padang-Singapura merupakan kabar buruk bagi Pariwisata Sumatera Barat.

"Berita buruk bagi pariwisata Sumbar, info dari manager Air Asia Padang,  masih ada peluang jika push Air Asia Pusat", ujar Ian Hanafiah melalui keterangan tertulisnya kepada Kabarnagari.com melalui via Whatsapp, Kamis 10 Mei 2018.

Menurut Ian, tutupnya penerbangan rute Padang-Singapura tersebut dirasa berat jika dibuka tiap hari. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat harus belajar dari kegagalan sebelumnya pada Tiger, yang juga membuka penerbangan dengan ruter yang sama.

"Juga harus belajar dari suksesnya Air Asia Padang-Kuala Lumpur yang awalnya tiga kali seminggu sekarang dua kali sehari. Kami ASITA sudah mengundang Agent Fham Trip dan membuat paket-paket untuk di jual oleh Agent Spore, bahkan Agent melayu sudah semangat jual tetapi agent chiness belum",papar Ian.

Kemudian Ian juga mengatakan, harga paket normal saja. Lain cerita jika hotel mau memberikan harga khusus bagi wis spore (Paspor Spore) ini telah dilakukan oleh hotel di Sumatera Utara yang paket tour Asean lebih murah dibanding domestic.

"Saya kira Air Asia belum berhasil kejar market Surfing yang ribuan pertahun (periodenya apr to nov) ini market besar tapi selama ini merek dari Singapura ke Padanga via Jakarta," ujar Ian.

"Kami baru saja selesai minggu lalu handle grup Singapura 72 orang dari target 80 orang dengan konsep pulang ke kampong dan dijual.dengan cara konsorsium beberapa Agent Singapura dan beriklan bersama-sama dan kami juga sudah buat lagi untuk jadwal after lebaran dan school holidays untuk anak-anak sekolah," tambahnya. 

Sementara itu, Ian mengatakan, mereka juga sudah membuat paket promo bulan puasa khusus untuk non Muslim dan juga sudah di share ke Agen-Agen.Ini paket sangat khusus karna hotel & transport cut cost karna low season.

"Sepertinya kita harus belajar dari China.. bagaimana mereka promosikan Hainan  dengan memberikan subsidi ke Air Lines sehingga paket jadi murah bebas visa dan lain lain sehingga sangat ramai orang Indonesia ke Hainan",tutup Ian.(KN1)
Sumber
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.