Padang, Editor.- DPRD Kota Padang menetapkan Syafaruddin sebagai anggota pergantian antar waktu (PAW) menggantikan almarhum Usman Ismail sisa masa jabatan 2014-2019 dalam rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Padang, Senin (7/5).

Paripurna istimewa DPRD Padang tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Padang Elly Thrisyanti didampingi Wakil Ketua, Muhidi, Wahyu Iramana Putra, Asrizal, Sekwan, Syahrul serta Sekdako Asnel.

“Saya ambil sumpah atau janji Syafaruddin sebagai anggota DPRD Padang untuk menggantikan Usman Ismail yang meninggal dunia beberapa bulan lalu,” kata Ketua DPRD Padang, Elly Thrisyanti di Padang.

Menurutnya setelah dilantik, Syafaruddin diharapkan dapat berkontribusi pada kegiatan kedewanan memperjuangkan aspirasi masyarakat Kota Padang.

Penunjukan Syafaruddin sudah memenuhi syarat untuk menjadi anggotaa PAW menggantikan almarhum Usman Uslaini dan bertugas sebagai anggota DPRD Padang, ujarnya. “Penggantian tersebut telah disetujui oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno,” terang Elly

Menurutnya PAW dari Fraksi Demokrat periode 2014 hingga 2019 itu, selain untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, namun juga melengkapi formasi sesuai hasil pileg.

“Sebagai orang yang  berlatar belakang dari birokrat, DPRD Padang berharap Syafaruddin dapat bekerja sesuai tgas pokok dan fungsinya sebagai anggota Komisi IV,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Padang, Syahrul mengucapkan selamat kepada anggota PAW yang sudah dilantik dan diharapkan dapat amanah dalam melaksanakan tugas.

Kemudian, ia juga mengajak seluruh anggota DPRD setempat terus bersinergi dan meningkatkan keharmonisan antara eksekutif dengan legislatif untuk kemajuan  Kota Padang.”Mari kita menjaga amanah dan janji kita kepada rakyat untuk kemajuan Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat ini,” pungkasnya.

Sebelumnya pada 12 Januari 2018 salah seorang anggota DPRD Kota Padang Usman Ismail dari Fraksi Demokrat meninggal dunia pada 12 Januari 2018 lalu dalam usia 51 tahun. **Arman/BI

Padang, Editor.-DPRD Kota Padang juga segera menggulirkan hak angket kepada Walikota Padang terkait persoalan yang ada di tubuh Baznas Kota Padang

“Alhamdulillah dukungan di internal DPRD cukup besar.  Dalam aturannya cukup hanya dua fraksi terdiri dari 7 anggota dewan, namun dalam hal ini terbukti lebih dari 30 anggota dewan menandatangani pengguliran hak angket itu,” sebut Ketua Komisi IV Maidestal Hari Mahesa, Senin (7/5).

Sementara Wakil Ketua DPRD Padang Wahyu Iramana Putra mengatakan hak angket itu dilayangkan kepada walikota terkait kebijakannya di Baznas.

“DPRD dalam hal ini tidak memeriksa Baznas, tapi menelaah kebijakan walikota dalam hal ini Mahyeldi terhadap Baznas. Soal SK saja ada keganjilan. SK awal masa bhakti 2014-2019. Tapi pada 2016 ada pergantian pengurus, SK-nya malah jadi 2016-2021. Kan aneh. PAW kok memperpanjang masa jabatan,” pungkasnya. **Arman/BI

WhatsAppFacebookTwitterYahoo MailLineGoogle GmailEmailYahoo BookmarksShare


Sumber: portalberitaeditor.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.