Kabar Nagari, Padang - Seorang Mantan Pegawai Honorer di Pemerintahan Kota Padang diciduk pihak Kepolisian Sektor Padang Selatan, Jumat 11 Mei 2018. Pria yang diketahui bernama Siganda 33 tahun ini ditangkap karena telah melakukan penipuan terhadap sejumlah orang.

Bukan hanya penipuan saja,  pria yang ditangkap di kawasan Permindo, Pasar Raya, Kota Padang ini juga melakukan penggelapan dan mengaku sebagai Aparatus Sipil Negara (ASN) kepada orang lain.

"Pelaku sudah menjadi incaran kita selama berbulan-bulan. Dia sudah diintai selama berbulan-bulan dan kita juga telah mendatangi rumahnya hingga hari ini kita berhasil menangkapnya," ujar Kanit Reskrim Polsek Padang Selatan, Ipda Anjar Maulana kepada awak media, di Mapolsek Padang Selatan.

Anjar Maulana mengatakan, modus yang digunakan pelaku berbagai macam, dari mengaku dekat dengan perwira Polisi hingga Pejabat Daerah. Sejumlah modusnya seperti bisa melepaskan tahanan yang diamankan pihak kepolisian, hingga mengaku bisa membantu mahasiswa baru untuk masuk ke Perguruan Tinggi.

"Dia juga mencatut nama kapolsek-kapolsek dalam aksinya, salah satunya Kapolsek Padang Selatan sendiri, maka kita segera bergerak dan melakukan penangkapan terhadap pelaku," kata Ipda Anjar Maulana.

Ipda Anjar Maulana menjelaskan, korban ditangkap berdasarkan laporan dari korban pada Februari 2018, lalu. Korban mengaku telah ditipu pelaku dengan modus membantu saudaranya yang ditahanan bisa dilepaskan.Korban dimintai uang senilai Rp 10 juta agar bisa saudaranya dilepaskan.

Pelaku meyakinkan korban dengan membuat nomor What’sApp palsu mengatasnamakan Kapolsek Padang Selatan dengan memasang foto asli Kapolsek dijadikan sebagai foto profil.Korban yang percaya, memberikan uang tebusan sebesar Rp 10 juta. Awalnya korban membayar pelaku sebanyak Rp 2 juta, kemudian keesokan harinya ditambah lagi sebanyak Rp 3 juta dan terkahir Rp 5 juta.

“Akan tetapi janji yang dikatakan pelaku tidak kunjungi terpenuhi. Merasa telah ditipu makanya korban melaporkan kejadian itu kepada kami,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Padang Selatan, Kompol Alwi Haskar menyampaikan,  sepak terjang Suganda juga pada terjadi kepada mahasiswa yang tertipu saat penerimaan mahasiswa baru dengan modus bisa membantu kelulusan.

“Penipuan mahasiswa ini, pelaku meminta uang kepada korban sebesar Rp 65 juta. Namun, uang telah diberikan, tetapi korban ini tidak kunjung lulus menjadi mahasiswa pada kampus itu,” pungkas Kapolsek.(KN1)















Sumber
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.