Batusangkar -- Bupati Tanah Datar menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung jawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2017 pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) yang dibacakan Bupati Irdinansyah Tarmizi, Rabu (9/5) di Pagaruyung.

Sidang paripurna yang di pimpin langsung Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra didampingi Wakil Ketua Saidani, dihadiri Forkopimda, Sekretaris Daerah Hardiman, Staf Ahli Bupati, Asisten, pimpinan OPD, Camat, Walinagari dan pimpinan organisasi se-Tanah Datar.

Pada kesempatan tersebut Irdinansyah sampaikan  Laporan pertanggungjawaban anggaran yang merupakan wadah untuk menilai kinerja penyelenggaraan pemerintah dan pelaksanaan pembangunan daerah agar lebih efisien, efektif, produktif dan akuntabel, kata bupati.

Bupati menambahkan LKPj tahun 2017 sangat perlu dan strategis karena dapat dijadikan titik pacu guna melakukan evaluasi terhadap implementasi penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan tahun berjalan.

Bupati dalam laporannya menyampaikan beberapa hal terkait perkembangan keuangan tahun 2017 dan hasil program pembangunan. Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan Rp166.564. milyar dengan realisasi sebesarRp172.788 milyar atau naik 103,74%.

Sementara untuk Dana Perimbangan ditargetkan Rp972.518. milyar terealisasikan sebesar Rp928. milyar (95,52%). Selanjutnya, dari Lain-Lain Pendapatan Yang Sah ditargetkan Rp124.351. milyar terealisasikan sebesar Rp122.766. miliyar(98,73%).

Untuk Belanja Tidak Langsung dianggarkan Rp789.856. milyar terealisasi sebesarRp740.119. milyar (93,70%) sementara Belanja Langsung dianggarkan Rp553.698. miliar terealisasi sebesar Rp478.714. milyar (86,46%), jelasnya.

Bupati juga katakan, Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebagai salah satu parameter untuk mengukur kinerja perekonomian suatu daerah, pada tahun 2017 menunjukan  kenaikan yang cukup signifikan, baik menurut harga berlaku maupun harga konstan. Adanya peningkatan PDRB ini menunjukan semakin baiknya kinerja perekonomian kabupaten Tanah Datar pada tahun 2017, ungkap bupati.

“Dibandingkan dengan PDRB harga berlaku tahun 2016 adalah sebesar Rp10.727 milyar dan pada tahun 2017 menjadi Rp11.724 milyar. sedangkan PDRB harga konstan pada tahun 2016 sebesar Rp8.352 milyar dan pada tahun 2017 meningkat menjadi Rp8.797 milyar,” jelas bupati.

Pada kesempatan tersebut bupati juga sampaikan bahwa kabupaten Tanah Datar selama tahun 2017 telah mendapatkan 113 buah peghargaan dan prestasi dari berbagai bidang baik tingkat propinsi maupun nasional. penghargaan dan prestasi yang diperoleh tersebut adalah berkat kerjasama semua jajaran dan instansi pemerintah, swasta, masyarakat serta DPRD Tanah Datar, untuk itu pada kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih pada semua pihak  yang telah bekerjasama selama ini, pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra mengatakan penyampaian nota LKPj Bupati ini berdasarkan amanat Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, pada Pasal 69 ayat 1 menyatakan kepala daerah mempunyai kewajiban menyampaikan LKPj kepada DPRD. (Hp)

Sumber:pasbana.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.