Kabar Nagari, Padang Panjang - Setelah rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Banca Laweh, Sabtu 5 Mei 2018, berupa Pencanangan Kota Literasi untuk Padang Panjang, Pemecahan Rekor MURI penulisan puisi serta Peluncuran buku Epitaf Kota Hujan, selanjutnya peserta penyair akan dihadapkan dengan kegiatan kesenian dimalam penutupan Temu Penyair se-Asia Tenggara.

Acara malam penutupan akan dipusatkan di Desa Wisata Kubu Gadang. Penyair yang menginap di Sigando akan dibawa ke Desa Wisata tersebut.Ketua FPL Muhammad Subhan menyampaikan sangat berterimakasih kepada suluruh OPD, Komunitas - komunitas, serta antusias masyarakat yang turut andil dalam menyukseskan kegiatan ini, sehingga rangkaian kegiatan tersebut berjalan dengan baik, lancar dan terkendali.

"Ini bukan untuk yang pertama dan yang terakhir, tantangan kedepannya akan lebih berat, maka dari itu mari sama - sama kita menggelorakan semangat literasi ini, semangat membaca buku, menulis, dan mencintai literasi," harap Subhan.

Selain Pemko telah menyediakan wifi gratis bagi masyarakat, diharapkan masyarakat juga menyediakan pojok - pojok baca seperti di ruang tunggu rumah sakit, ruang tunggu pembuatan KTP, ruang di kantor - kantor dinas dan lain sebagainya.

"Jika seluruh Padang Panjang ini dipenuhi dengan pojok - pojok baca, maka Padang Panjang akan semakin terbuka, semakin dikenal,"ujarnya.

Malam kesenian semakin ramai dan meriah dengan rangkaian kegiatan yang ditampilkan, mulai dari tari Persembahan, tari indang dari kumpulan anak TK, ekstasi daram kanwa, serta penampilan silek lanyah yang merupakan khas wisata kubu gadang, kemudian acara ditutup dengan penampilan randai. (Rel)
Sumber
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.