Salah satu mobil dinas plat BA 231 W disamping balaikota Pariaman dibiarkan berhujan berpanas.. ( Fhoto : Heri Martoni)
Kota Pariaman,BANGUNPIAMAN.COM-Satu unit mobil dinas jenis kijang keluaran tahun 2005 dengan nomor Polisi BA 231 W dibiarkan berhujan dan berpanas. Mobil yang terletak di sebelah balaikota Pariaman, Kondisinya sangat memiriskan.

Ban mobil dibiarkan kempes muka belakang kiri dan kananya. Warnanya sudah mulai memudar dan berkarat karena setiap hari berhujan dan berpanas tanpa ada yang merawat.

Dari wartawan media ini, ternyata mobil tersebut hampir satu tahun diparkirkan terbuka. Jika hujan datang terpaksa berhujanan tampa ada yang memperhatikan, saat malam datang mobil dinas ini berembun dan siang harinya diterpa teriknya matahari.

Mobil yang terpakir disamping kantor balai kota tampak jelas  berdekatan dengan kantin balaikota Pariaman.

Salah seorang ASN Pemko Pariaman yang namanya tidak ingin dipublikasikan menyebutkan,   sangat prihatin melihat kondisi mobil dinas yang tak bertuan itu.


Kepala Bagian Aset Pemko Pariaman, Hertati Taher mengatakan, mobil dinas tersebut sebelumnya dipakai oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan sudah habis masa  gunanya, sesuai ketentuan berlaku.

"Dulunya Mobil Sekretaris DPMD,  dipergunakan untuk kelancaran dinas.Kini kan sudah ada mobil baru," kata Hertati. Ada dua unit mobil yang bernasib sama, satu lagi mobil Avanza, juga sudah diparkirkan.

Menurut Perda No 1 Tahun 2010 yang sudah direvisi diawal tahun 2017, mobil dinas dipakai untuk operasional lapangan, 8 th dan untuk operasional jabatan bisa 10 tahun.

"Dua unit mobil tersebut sudah masuk daftar lelang tahun ini. Kita sedang siapkan dokumennya yang akan dilelang melalui kantor lelang negara tahun 2018 ini," ulasnya.

Mengapa dibiarkan begitu saja terpakir ditempat terbuka tanpa ada yang merawat ? "Harus bagaimana lagi, karena kita tidak punya gudang untuk meletakan aset menjelang lelang dilakukan"ujarnya

Pewarta : Heri Martoni

Sumber:bangunpiaman.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.