TOPIKINI.COM – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer atau UNBK di SMK Negeri 6 Padang, Sumatera Barat, hari Senin (2/4), mengalami gangguan. Penyebabnya, aliran listrik mati selama 45 menit. Selama itu pula, para murid tidak boleh keluar ruangan ujian.  Akibat  lampu mati  juga  menyebabkan jadual  ujian juga molor selama 45 menit tersebut.

Padamnya listrik terjadi pada pukul 09.00 Waktu Indonesia Barat (WIB). Padahal, waktu ujian shift pertama akan berakhir 30 menit lagi.  Hal itu mengagetkan 313 siswa SMK 6 yang sedang mengikuti unbk hari pertama tersebut.  listrik padam selama 45 menit.

Listrik yang tiba-tiba padam tersebut membuat cemas para pelajar yang sedang serius mengerjakan soal di komputer. Mereka khawatir, komputer tidak menyimpan jawaban yang sudah mereka isi. Ditambah lagi, kekhawatiran batas waktu yang semakin  mepet. Untungnya, ada pengumuman dari pihak sekolah yang menyatakan bahwa waktu ujian ditambah sesuai dengan lamanya aliran listrik padam.

“Kami sedang ujian, tiba-tiba listrik mati. Kami cemas. Takutnya jawaban kami terhapus dan harus mulai dari awal lagi. Selain itu, batas  pun semakin mepet,” kata Prety, siswi SMK 6 Padang.

Kepala sekolah SMK 6 Padang, Ishakawi mengatakan bahwa mereka memiliki genset, namun tidak mampu untuk  mengangkat daya yang besar. Meski terjadi masalah pemadaman listrik ini,  tidak lantas merugikan para siswa, sebab saat listrik padam, siswapun tak perlu mengisi soal dari awal, karena data mereka sudah terekam.

“Pemadamannya  sekitar 45 menit. Untungnya, data  siswa  aman dalam computer. Selama listrik padam, para murid tetap menunggu  di dalam ruang laboratorium,” ujar Ishakawi, Kepsek SMK 6 Padang.

Insiden mati listrik ini juga  mendapat perhatian dari Dinas Pendidikan Propinsi Sumatera Barat, yang langsung mengutus kepala seksi kurikulum  untuk mengecek situasi tersebut.

“Kami sudah pantau tadi. Alhamdulillah tidak terlalu menjadi masalah. Memang  ada gen set, namun tidak mampu menahan daya yang besar,” kata Raymon, Kepala Seksi Kurikulum Dinas Pendidikan Sumbar.

Untuk mengantisipasi kejadian terebut tidak terulang kembali, pihak SMK 6 Padang telah menemui pihak PLN  Kota Padang, untuk mengingatkan agar insiden tersebut tidak terulang kembali. (dio)


Sumber: topikini.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.