Padang Panjang, Editor.-  Pendapatan asli daerah (PAD) Kota Padang Panjang naik tajam dari Rp 36 milyar pada 2013 ke Rp 86,4 milyar pada 2017 lalu, terus Rp 140 milyar pada 2018 ini. Tapi pada 2019 nanti, seperti terungkap di Musrenbang 2019 kota itu pekan lalu, diproyeksikan turun ke Rp 102 milyar. Lalu, berpeluangkah dicegah, atau diminimalisir?

Proyeksi turunnya PAD Padang Panjang pada 2019 itu terlihat menimbulkan komentar cukup memperihatinkan. Maklum, subsidi dari pusat belakangan, seperti juga dialami banyak daerah lain, juga turun. Di sisi lain, kota ini kian butuh tambahan pemasukan APBD, karena ada 45 % lebih dari usulan RKP 2019 sulit ditampung, karena keuangan terbatas.

Karena itu, diantara peserta Musrenbang 2019 tersebut menilai, Pemko lewat UPD terkait sebaiknya cari terobosan. Diantara peluang itu, pengembangan layanan penunjang di RSUD, penyiapan/pelaksanaan calender  event, pameran seni, seminar/muzakarah, inovasi pengelolaan video tron untuk jasa iklan, dan lainnya.

Terkait layanan penunjang di RSUD, seperti membuka/penawaran jasa titipan anak, jasa loundry, jasa facial dan ruang bisnis centre (disewakan utk minimarket, restoran, dan lainnya). Sedang calender event, seperti festival tari/musik melayu (nasional/Asteng), teater nasional, kejuaraan silat nasional/dunia, lomba sains Sumatera, lomba kicau burung nasional.

Padang Panjang bisa digelar ivent (skala provinsi, regional & nasional), seperti membuka jasa titipan anak (bagi anak pegawai RSUD, pasien/penunggu pasien & pengunjung), jasa loundry (bagi pasien/penunggu), jasa facial (pasien yang sudah sembuh dan akan pulang) dan ruang bisnis centre (disewakan ke usaha restoran, minimarket. Minibank, dan lainnya).

Untuk tahun 2018 ini dari target PAD Rp 140 milyar, sumber terbesar dari layanan medis RSUD Rp 50 milyar , disusul sewa/retrebusi di pasar pusat, devident bank nagari, jasa giro, pajak penerangan jalan, pajak restoran, pajak hiburan, pajak PBB, pajak BPHTB, dan retribusi izin mendirikan bangunan (IMB).** Berliano Jeyhan/Yetti Harni

WhatsAppFacebookTwitterYahoo MailLineGoogle GmailEmailYahoo BookmarksShare


Sumber: portalberitaeditor.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.