Kabar Nagari, Jakarta - Wakil Sekretaris Jendral DPP Gerindra, Andre Rosiade menegaskan bahwasanya Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto akan maju di Pemilihan Presiden 2019. Ia juga menegaskan, bahwa ada isu saat ini Prabowo jadi Calon Wakil Presidennya Jokowi itu tidak benar.

"Kenapa pak Prabowo sekarang harus turun, kami menegaskan pak Prabowo akan maju jadi Capres, bahwa pak Prabowo akan menantang pak Jokowi sendiri dan malam ini kita pastikan di CNN isu pak Prabowo jadi Cawapres Jokowi itu tidak benar," kata Andre Rosiade saat dialog bersama CNN Indonesia, Minggu 1 April 2018, Malam.

Menurut Andre wajar saat ini Prabowo Subianto menyampaian sikap politiknya di media khususnya didepan kadernya sendiri, bahkan kepada masyarakat. Menurut Andre, yang disampaikan oleh Prabowo terkait soal kebocoran data itu sudah disampaikan Prabowo di Pilres 2014 yang lalu.

"Itu kan kritik prak Prabowo juga. Masih ingat bagaimana di Pilpres 2014 janji pak Jokowi kepada masyarakat, tenang, semua gampang, uang ada, ternyata setelah jadi presiden, beliaulah yang mempunyai utang terbesar dari pada presiden sebelumnya," paparnya.

Andre mengatakan, antara perbuatan dengan perkataan yang sudah disampaikan oleh Jokowi sangat berbeda. Soal pidato 2030, Andre mengatakan yang didengar dalam video tersebut yang viral saat ini hanya sepotong.

"Yang disampaikan oleh pak Prabowo itu kan bukan menaku-nakuti, pak Prabowo kan memberikan warning, kepada Indonesia dan memberikan arah agar Indonesia bersatu padu, agar Indonesia ini tidak terpecah belah," papar Andre.

Menurut Andre, Gator Nurmatyo dan Kapolri mendukung stateman dari Prabowo Subianto, cuman saat ini banyak dari partai pendukung yang tidak suka dengan Prabowo, mencoba untuk memprovokasi stateman 2030 tersebut agar menjadi heboh.



Sumber
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.