TABLOID BIJAK (Padang)--Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno dan Nasrul Abit, Launching Toko Tani Indonesia Center (TTIC), di Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat, Selasa, 3 April 2018.

"Kita menyediakan suatu tempat untuk mempertemukan antara produsen para petani dengan konsumen yaitu masyarakat umum untuk berbelanja kebutuhan-kebutuhan pokok harian untuk keluarga," ujar Irwan Prayitno.

Menurut Irwan Prayitno, dengan adanya pertemuan produsen dan konsumen, petani dengan masyarakat ini,  maka diharapkan harga terkendali, terjaga, seimbang dan inflasipun terkendali sehingga tidak membebani masyarakat secara umum dan tidak mengganggu pertumbuhan ekonomi.
"Bisa kita bayangkan kalau inflasi tinggi, daya beli masyarakat berkurang, penyerapan uang juga tidak banyak ke masyarakat sehingga pertumbuhan ekonomi juga berkurang akibatnya pengangguran dan lainya," katanya.

Kemudian Irwan Prayitno juga menyampaikan dampaknya luas, dari judul namanya inflasi tidak terkendali, adanya tokoh tani Indonesia yaitu pertemuan produsen dengan konsumen ini bentuk menjaga supaya inflasi terkendali, sehingga rakyat masyarakat umum tidak beli mahal untuk beli beras, tebung terigu, minyak, gula dan kebutuhan lainya, dan petani pun tidak terjual murah, sehingga demikian petani untung dan masyarakat pun untung, maka kita pertemukan dengan kegiatan namanya Toko Tani Indonesia Center (TTIC).

"Kita sebut center karena kita mengumpulkan toko tani Indonesia se-Sumatera Barat yang jumlahnya saat ini sudah 40, dan akan bertambah terus, dari dana kementerian pertanian dan dana dari kita juga yang kemudian mereka ini petani-petani yang menghasilkan hasil panganya baik itu beras dan lainya," tambahnya.

Lebih lanjutnya, kata Irwan Prayitno lagi, diharapkan pertemukan disini bergiliran dan diatur untuk setiap hari Selasa sampai Jumat di kantor dinas pangan, Sabtu dan Minggu di GOR Agus Salim."Jadi bisa dikatakan,  hampir tiap hari tersedia dan masyarakat bisa berbelanja dan dijamin harga pasti lebih murah dari harga pasaran dan itulah yang ditargetkan kalau ditemukan mahal dipersilahkan lapor ke pak kadis pangan dan itu pasti akan ditegur," tegasnya.

Irwan Prayitno juga menyampaikan nanti ada tempat lagi di bypass yang sudah kita siapkan gedungnya bagus, besar dan luas, dan lebih banyak lagi menampung dan itu bisa menampung semuanya, dan insyaallah tahun ini selesai. "Ini memang kita adakan ditambah dengan mobil antar jemput," tambah Irwan Prayitno.(fardianto)

Sumber: tabloidbijak.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.