Kabar Nagari, Padang - Dalam melakukan pengawasan terhadap Ikan Kaleng mengandung cacing pita, Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) melakukan razia kesejumlah Mini Market dan juga Swalayan di sejumlah daerah di Sumbar, Senin 2 Maret 2018, Pagi.
Salah satu daerah yang menjadi target sidak adalah Bukittinggi.

Kepala BBPOM Padang, Martin Suhendri ketika dihubungi Kabarnagari.com menyampaikan, saat ini ia belum bisa merincikan berapa jumlah produk yang saat ini diamankan oleh BBPOM Padang. Sebab, petugas masih melakukan sidak ke sejumlah daerah lainnya, seperti, Solok, Pesisir Selatan, Sijunjung, dan lain-lain.

"Jadi tadi ada merk botan kecil ada 145 kaleng. Gaga ada 18 kaleng, Abc 2 karton lebih. Kita melakukan sidak tadi, Ramayana, Niagara dan Swalayan Hoki intinya toko-toko yang terindikasi menjual kemasan ini kita kejar dahulu," ujar Martin Suhendri melalui via Telephone.

Ia mengatakan, sidak ini dilakukan di seluruh Sumbar, untuk yang melakukan sidak di Bukittinggi akan bergerak ke Limapuluh Kota, Solok, Sawahlunto, Sijnjung dan Dharmasraya. Dan ini dilakukan bertahap.

Ada 24 sampel sarden yang dilakukan tes kata Martin ketika di Bukittinggi, lima diantaranya terindikasi mengandung cacing."Lima produk itu diantaranya nago mackerel, dua ranesa makerel chili yang membedakan tanggal produksi, abt, dan botan, "ungkapnya.

Ia menyebutkan untuk di Bukittinggi ditemukan jenis sarden yang terindikasi yang selanjutnya dilakukan penyegelan terhadap jenis produk tersebut."Jenis sarden yang mengandung cacing tersebut jika di konsumsi bisa mengakibatkan alergi bagi sebagian orang yang memiliki kulit sensitif, "sebutnya. 
Sumber
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.