Batusangkar, Editor.- Dua tahun kepemimpinan Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi dan  Wakil Bupati Zuldafri Darma (Irama) sudah berlalu dan duet Irama memimpin Tanah Datar akan memasuki tahun ketiga.

Dalam rentang waktu dua tahun yang telah berlalu, duet Irama telah menjalankan sebahagian misi dan visinya ketika kampanye dulu dan sudah ada beberapa yang telah berjalan dan dinikmati oleh masyarakat.

Dari awal dilantik pada awal Februari tahun 2018 Bupati Irdinansyah Tarmizi dengan semangat yang tinggi selalu melaksanakan tugas dan mengunjungi masyarakat sampai kenagari-nagari dan berkantor di nagari,kegitan ini mendapat respon positif dari masyarkat karena keberadaan pimpinannya  dekat dengan mereka dan ini berjalan sampai  bulan Oktober 2017,memasuki bulan November 2017 Bupati Irdinansyah Tarmizi  mengalami sakit dan sampai dioperasi.

November 2017 sampai saat ini Bupati Irdinansyah  boleh dikatakan tidak masuk kantor lagi. Menurut informasi beliau berkantor di Indo Jalito dan masyarakat tidak bisa bertemu lagi dan dilain pihak wakil Bupati Zuldafri Darma yang selalu menghadiri acara-acara seremonial baik itu yang ada di Tanah Datar maupun di Provinsi dan juga di luar Provinsi.

Hal ini sangat disayangkan oleh Basrizal Dt.Panggulu yang mantan anggota DPRD Tanah Datar dan juga mantan ketua PPD II Tanah Datar tahun 1999 (sama dengan KPU sekarang)

Basrizal Dt.Panghulu disela-sela rapat persiapan reuni anggota PPD II Tanah Datar yang akan dilaksanakan pada bulan Ramadhan nanti menyatakan, untuk  bisanya berjalan pelayanan kepada masyarakat oleh Pemerintah daerah Kabupaten Tanah Datar dengan baik  sekarang ini satu-satu jalan adalah, bupati Irdinansyah mengajukan cuti sakit serta fokus saja untuk menyembuhkan penyakit yang dideritanya  dan menyerahkan  seluruh kewenangannya sebagai Bupati kepada Wakil Bupati Zuldafri Darma. Dengan adanya penyerahan kewenangan tersebut Wakil Bupati akan bisa melaksanakan tugas-tugas kepemerintahan  yang melekat pada bupati.kalau sekarang ini Wakil bupati bisa melaksanakan tugasnya hanya sebatas tugas dan wewenangnya sebagai wakil bupati saja.

Saat ini pada kantor-kantor pemerintah  tidak lagi nampak semangat untuk bekerja. Begitu pula dengan anggaran operasional nagari yang sampai awal Maret ini belum juga cair dan banyak wali nagari mengeluh.

”Kalau disebutkan satu persatu banyak program pemerintah yang tidak jalan dan ada beberapa jabatan eselon II yang kosong .seharusnya sudah diisi untuk membantu program pemerintah dan juga untuk melaksanakan visi dan misi Bupati” ujar Basrizal Dt Panghulu.

Ditambahkan Basrizal, kalau Bupati Irdinansyah tidak mau  mengajukan cuti sakit saya yakin banyak halangan yang akan dirasakan dalam pelaksanaan pemerintahan dan juga pelayanan kepada masyarkat, dan hal ini merupakan saran saja.

Basrizal Dt Panghulu mantan ketua PPD II Tanah Datar di era tahun 1999 menyatakan. rapat awal untuk mengadakan reuni mantan-mantan anggota PPD II. Baik itu dari unsur pemerintah waktu itu dan juga sekretariat PPD II serta anggota PPD II yang berasal dari Partai Politik yang ada pada waktu itu, adalah dalam rangka sirahturrahmi serta juga akan mengadakan diskusi terbuka dengan tema “ Reformasi dan Aplikasinya sekarang”.Tema ini diambil guna mengingatkan kembali Reformasi yang digelontorkan pada tahun 1999 yang sekarang ini telah jauh melencengnya, ungkap Basrizal Dt Panghulu

Rapat awal rencana reuni anggota PPD II tersebut dilaksanakan Pada hari Sabtu lalu bertempat di rumah H. Heri di Kampung Baru dan dihadfiri oleh beberapa orang mantan  anggota PPD II Tanah Datar tahun 1999. ** Jum 

WhatsAppFacebookTwitterYahoo MailLineGoogle GmailEmailYahoo BookmarksShare


Sumber: portalberitaeditor.com
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.