Kabar Nagari, Padang - Buya Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo semakin dekat dengan masyarakat Kota Padang. Meski tengah cuti, Buya tetap mendatangi warga untuk menggali lebih dalam tentang aspirasi mereka. Seperti tak kenal lelah, Mahyeldi bertekad akan terus menyempurnakan program-program untuk warga kota.

Rabu (28/3) malam, Mahyeldi bersama tim sampai di Nagari Limau Manih, Kecamatan Pauh. Banyak tokoh masyarakat yang hadir, dan menyatakan siap bersama-sama Mahyeldi untuk membangun Kota Padang. Ditemani cahaya yang sedikit temaram, diskusi berjalan dua arah dan begitu dekat.

Kenagarian Limau Manih adalah nagari yang masih tetap bertahan di tengah kota yang mulai beranjak menjadi metropolitan ini. Kini, nagari ini terbagi dalam tiga kelurahan yaitu Limau Manih, Limau Manih Selatan dan Kotobaru. Saat pertemuan itu, Mahyeldi bisa bekesempatan bertemu dengan niniak mamakdan sumando lima suku Limau Manih.

Buya Mahyeldi mengapresiasi kekompakan Nagari Limau Manih dalam mendukung program-program Pemko Padang. Seperti pembangunan jembatan, jalan dan juga pelestarian adat istiadat Minangkabau di dalam nagari. Hal itu diminta terus dipertahankan, dan menjadi jati diri anak nagari Limau Manih.

“Kami berharap, warga Limau Manih selain melestarian budaya banagari, juga bisa menularkannya ke kenagarian lain yang ada di Kota Padang. Meski secara pemerintahan, Kota Padang memiliki kelurahan dan kecamatan. Namun, nagari masih memegang peranan yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat,” sebut Mahyeldi.

Mahyeldi melihat, beberapa program yang telah berjalan di Limau Manih adalah jembatan Limau Manih-Kampus Unand, jalan lingkungan atau betonisasi, serta jembatan ‘kasih tak sampai’. Mahyeldi berharap, warga Limau Manih terus mendukung dan bersama-sama pemko untuk menyelesaikan program-program tersebut.

“Mudah-mudahan program yang sedang berjalan dan telah selesai dikerjakan, dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga. Meningkatkan perekonomian masyarakat banyak. Apalagi, di Limau Manih ini terdapat sebuah universitas besar yang dapat dikatakan terbaik di luar Pulau Jawa,” sebut Mahyeldi yang juga ketua alumni Fakultas Pertanian Unand.

Mahyeldi melihat, warga Limau Manih telah mampu memanfaatkan keberadaan Unand sebagai peningkatan mata pencaharian mereka. Dengan banyaknya pembangunan tempat kost mahasiswa di lokasi ini. “Tentunya dengan akses jalan yang semakin baik, akan meningkatkan kualitas rumah kos dan pelayanan terhadap mahasiswa,” sebut Mahyeldi. (*)
Sumber
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.