Kabar Nagari, Padang - Direktur Utama PT Bumi Minang Pertiwi (BMP) Edi Kurniawan dilaporkan ke Kepolisian Resort (Polresta) Padang, Rabu (28/3/2018).

Laporan itu dilakukan oleh Bendahara PT Rindu Baitullah Padang Nelhendri yang dimana dalam laporannya berisikan dugaan penipuan dan penggelapan terhadap calon jemaah umrah.

Dalam laporan bernomor LP/792/K/III/2018/SPKT Unit II, 28 Maret 2018 itu menyebutkan, jika sebanyak 91 calon jemaah umrah tertahan di Kuala Lumpur Internasional Airport, Malaysia.

Sejatinya, calon jemaah umrah itu kembali dari Mekah ke Indonesia setelah menunaikan ibadah umrah pada 5 April 2018.

Dalam laporannya, Nelhendri menjabarkan, kejadian berawal ketika terlapor dan PT Rindu Baitullah Padang membuat perjanjian kerjasama Nomor 054/BMP-T&T/VI/2017 pada 3 Juli 2017 tentang pemberangkatan jemaah umrah. Pelapor selaku bendahara PT Rindu Baitullah Padang pun menyetorkan uang sebesar Rp 1.743.000.000 kepada pihak PT BMP.

Namun, sebanyak 91 jamaah seharusnya sampai di Mekah tertahan di Malaysia, karena tiket keberangkatan ke Arab Saudi tidak dibayarkan.

Akibat kejadian itu, PT Rindu Baitullah Padang mengaku mengalami kerugian mencapai Rp 1 miliar lebih serta melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Padang untuk penindakan lebih lanjut.

Nelhendri sendiri membenarkan laporan terhadap Dirut PT BMP Travel, Edi Kurniawan tersebut. “Saat ini sebanyak 91 jamaah, tertahan di Malaysia karena ditelantarkan oleh PT Bumi Minang Pertiwi, namun kini sedang ditalangi oleh PT Rindu Baitullah,” kata Nelhendri.

Nelhendri menjelaskan, jika calon jemaah umrah berangkat dari Indonesia menuju Mekah pada 26 Maret 2018 dan sesuai jadwalnya kembali ke Indonesia pada 5 April 2018. Namun, karena peristiwa tersebut, para jemaah pun tertahan di Malaysia.

Sementara itu, Kanit II SPKT Polresta Padang, Ipda Tarmizi mengatakan, laporan korban sudah diterima pihaknya dan selanjutnya diserahkan kepada Satreskrim Polresta Padang untuk ditindaklanjuti.

“Korban melaporkan dugaan penipuan penggelapan,” ujar Tarmizi.(*)
Sumber
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.