Kabar Nagari, Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat sangat menunggu Keppres tentang penetapan Hari Penyiaran Nasional (Hasianas) pada tanggal 1 April.

Menurut Ketua KPI Pusat Yuliandre Darwis, penetapan dari Presiden Jokowi tersebut menjadi bukti pengakuan pemerintah atas eksistensi dunia penyiaran nasional yang dimukai 1 April 1933.

Demikian disampaikan Ketua KPI Pusat Yuliandre saat menjelaskan urgensi Hasiarnas Kepada Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko ketika kunjunganya ke kantor Kepala Staf Kepresidenan, Selasa 27 Maret 2018.

“Saya berkonsultasi, sebagai upaya mendorong pemerintah untuk menandatangani penetapan 1 April sebagai Hari Penyiaran Nasional,”ujar Yuliandre Darwis.

Menurut Yuliandre, saat ini draft Keppres tersebut masih menunggu tanda tangan Presiden Jokowi. Kemudian, Yuliandre berharap penetapan Hari Penyiaran Nasional melalui Keppres dapat dilakukan dalam waktu dekat.

“Ini menjadi kado luar biasa istimewa dalam peringatan Hari Penyiaran Nasional ke-85 di Palu, tahun ini,” ujarnya.

Tak ketinggalan Yuliandre juga menceritakan jika Presiden sudah dijadwalkan meresmikan prasasti Tugu Penyiaran Indonesia di Palu, Sulawesi Tengah.

“Dengan penandatanganan Keppres tersebut, momentum peringatan Hari Penyiaran Nasional ke-85 di Palu tahun ini menjadi sangat spesial. Dengan Semangat Indonesia bicara baik, kita berharap, televisi dan radio memberikan kontribusi optimal dalam menjaga keutuhan NKRI lewat program siaran yang sehat dan juga berkualitas,” ujarnya.(Rel)
Sumber
DOWNLOAD APK APLIKASI ANDROID BERITA RANAH MINANG


   

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.